Polda Bali Gelar Penandatanganan Pakta Integritas Seleksi PAG TA 2018

Polda Bali – Untuk mendukung Polri dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional, modern dan terpercaya (Promoter) maka proses seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara ke Perwira Polri TA. 2018 harus dilaksanakan secara jujur, objektif, bersih, transparan, akuntabel, unggul dan kompetetif.

Atas hal tersebut, Polda Bali menggelar upacara pengambilan sumpah sekaligus pembacaan dan penandatanganan pakta integritas panitia dan peserta seleksi. Upacara ini dipimpin Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha bertempat di Gedung Perkasa Raga Garwita (PRG) Polda Bali, Senin (10/9).

Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha yang saat itu didampingi Direktur Intelkam Polda Bali, Kombes Pol. Akhmad Jamal Yuliarto, S.I.K., M.Si. dan Kabid Propam Polda Bali Kombes Pol. Rajo Alriadi Harahap, S.I.K. mengatakan, pengembangan SDM dalam organisasi Polri memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam mendukung kemajuan dan keberhasilan. Keberhasilan dan ketidak berhasilan suatu organisasi sangat bergantung pada kualitas SDM yang dimiliki.

“Polri sebagai organisasi yang bertugas memelihara Kamtibmas, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman serta pelayanan kepada masyarakat harus didukung oleh SDM yang berkualitas yaitu mampu mengemban tugas-tugas Polri secara profesional, akuntabel, humanis dan dipercaya masyarakat,” ucap Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha.

Dijelaskannya, kegiatan ini sebagai komitmen Polri dalam melaksanakan proses seleksi anggota yang bersih, transparan, akuntabel dan humanis (Betah). Hal ini sesuai dengan program prioritas Kapolri yang pertama yaitu pemantapan reformasi internal Polri, dengan sub kegiatan sistem seleksi Dikbangspers Polri yang lebih efisien, efektif, adil, transparan dan objektif.

Mantan Kapolresta Denpasar ini menegaskan tentang larangan menggunakan sponsorship, koneksi dan rekomendasi dalam bentuk apapun. Selain itu, dalam menjaga integritas dan komitmen kita bersama, agar tidak ada penyimpangan dalam seluruh rangkaian tahapan seleksi, baik oleh panitia, peserta maupun pihak lain.

“Apabila ada dari panitia seleksi ditemukan melakukan penyimpangan akan diberikan tindakan hukum yang tegas, baik hukum pidana, kode etik dan disiplin. Sedangkan apabila ada dari peserta seleksi yang ditemukan melakukan penyimpangan akan didiskualifikasi,” tegas jenderal bintang satu di pundak ini.

Untuk diketahui, sebanyak 283 personel Polda Bali terdiri dari 273 Polki dan 10 Polwan akan mengikuti seleksi PAG. Dari 283 orang itu akan dipilih 70 orang sesuai kuota yang telah ditentukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *