Polda Bali Ajak Masyarakat Kuta Selatan Waspada Berita Hoax dan Ujaran Kebencian

Polda Bali – Bid Humas Polda Bali menggelar sosialisasi waspada hoax dan ujaran kebencian (hate speech) di Barracuda Bar and Restauran, Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung, Kamis (13/9/2018). Hal ini dilakukan agar situasi Bali tetap aman dan nyaman menjelang Pilpres dan Pileg 2019.

Sosialisasi ini diikuti 33 orang terdiri dari Bendesa Adat Bualu, Peminge, Tanjung Benoa dan Kampial serta tokoh agama, masyarakat dan pecalang. Ada tiga narasumber yang berkompeten dibidangnya dihadirkan dalam kegiatan ini, antara lain Kasi Sumber Daya Komunikasi Publik Diskominfo Provinsi Bali, Drs. Ida Bagus Agung Ketut Ludra, Ditreskrimsus Polda Bali Iptu Andi Prasetyo dan Kompol Landung Yunarwan, A.Md. dari Ditpolair Polda Bali.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si. mengatakan, kegitan ini digelar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berita yang tidak jelas sumbernya (hoax) serta ujaran kebencian yang membuat situasi Kamtibmas tidak kondusif, sehingga bdapat memecah persatuan dan kesatuan antar masyarakat dan beragama.

Dijelaskannya, perhelatan demokrasi Pilgub serentak 2018 sudah berjalan lancar, aman dan nyaman. Namun sejumlah event nasional dan internasional akan berlangsung dalam waktu dekat, yaitu IMF-WB Annual Meeting dan Pemilu 2019. Untuk itu peran masyarakat dari berbagai elemen sangat diperlukan agar semua event tersebut berjalan sesuai harapan.

Dengan adanya kemajuan teknologi membuat dunia semakin tanpa batas. Sejumlah media sosial dan online banyak bermunculan di era digital ini. Informasi yang disajikan kepada masyarakat ada yang bernilai positif dan negatif.

Menyikapi hal tersebut, Kabid Humas mengimbau masyarakat Kuta Selatan untuk ikut serta menjaga situasi ini agar tetap kondusif dan tidak mudah terprovokasi oleh berita hoax. Caranya adalah dengan tidak ikut berkomentar yang aneh-aneh di media sosial, mencermati kebenaran informasi dan menyebarkan hal-hal positif dan berhenti share berita atau status yang mungkin memicu perselisihan.

“Saya yakin dan percaya bahwa masyarakat di desa ini dapat mewujudkan dan memelihara Kamtibmas dalam rangka menjaga Bali yang aman dan damai menjelang diselenggarakannya IMF-WB Annual Meeting dan Pemilu 2019,” ucap Kombes Pol. Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *