Kunker ke Polres Buleleng, Kapolda Bali Sosialisasikan Penggunaan Dana Desa

Polda Bali – Dalam kunjungan kerjanya (Kunker) ke Polres Buleleng, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose mengumpulkan seluruh Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa se-Kabupaten Buleleng di Hotel Melka, Lovina, Buleleng, Rabu (20/12/2017). Mereka dikumpulkan lantaran Kapolda mensosialisasikan penggunaan dana desa, sehingga tidak disalahgunakan oleh aparat desa.

Dalam sosialisasi itu, Kapolda Bali didampingi sejumlah Pejabat Utama Pplda Bali, diantaranya Karo Rena, Karo SDM, Karo Log, Dirreskrimsus, Kabid Humas, Kabid Propam dan Ka SPN Singaraja. Selain itu, Kapolres dan Wakapolres Buleleng serta seluruh Kapolsek dan Kanit Binmas Polres Buleleng juga turut hadir dalam kegiatan itu.

Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose mengatakan, dana desa yang diberikan pemerintah bersumber dari APBN. Untuk itu, pemerintah berharap dari dana desa itu akan mampu meningkatkan pelayanan publik di desa dan memperkuat desa sebagai subjek pembangunan sehingga dapat mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa. Bahkan dari dana desa itu juga pemerintah ingin memajukan perekonomian untuk mengentaskan kemiskinan di desa.

Dihadapan 148 Bhabinkamtibmas dan 129 Kepala Desa, jenderal bintang dua di pundak ini mensosialisasikan mekanisme penyaluran dana desa, seperti bagaimana penggunaan dan pelaporannya sehingga proses penggunaan dana desa untuk masing-masing desa itu dilaksanakan dengan benar dan tidak ada penyelewengan.

Kedepannya Kepala Desa harus paham tentang cara penggunaan dana desa sehingga tujuannya tercapai. Setelah disosialisasikan ternyata masih ditemukan adanya penyimpangan dana desa, maka Kepala Desa tersebut akan ditindak dan diproses secara hukum.

“Kuncinya adalah bukan penindakan, tetapi Polri lebih mengedepankan pencegahan dalam penggunaan dana desa. Nantinya Bhabinkamtibmas akan bersama-sama dengan Kepala Desa untuk mengisi cheklist, karena dari cheklist itu akan diketahui, apakah tahap perencanaan sampai pertanggungjawaban sudah dilaksanakan atau belum,” terang jenderal lulusan Akpol tahun 1988 ini.

Tidak hanya mengingatkan Kepala Desa, Kapolda juga mengingatkan para Bhabinkamtibmas agar mengetahui tugas dan tanggungjawabnya dalam pencegahan, pengawasan dan penanganan permasalahan dana desa. Kapolda meminta kepada Bhabinkamtibmas agar mendeteksi dini dan mengidentifikasi setiap persoalan terkait penggunaan dana desa. Jika menemukan masalah penggunaan dana desa agar berkoordinasi dengan Kepala Desa dan perangkat desa, kemudian dilaporkan kepada Kapolsek atau atasan yang lebih tinggi.

Selain itu, para Bhabinkamtibmas juga harus mensosialisasikan terkait pengawasan pengelolaan keuangan dana desa di wilayah desa binaannya dan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk membentuk program yang benar-benar mengubah wajah desa termasuk membangkitkan ekonominya. Diakhir kegiatan sosialisasi, Kapolda Bali menyerahkan buku panduan penggunaan dana desa kepada perwakilan Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *