Kesiapan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri: Polda Bali Gelar Rakor Eksternal Ops Ketupat Agung 2019

Polda Bali – Polda Bali menggelar rapat koordinasi (Rakor) eksternal Operasi Ketupat Agung 2019, bertempat di Ruang Rupatama Polda Bali, Jumat (24/5). Rapat tersebut dipimpin Waka Polda Bali Brigjen Pol. Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha

Rapat yang dimulai pukul 09.00 Wita, dihadiri seluruh Pejabat Utama Polda Bali, Kabagops Polres/Ta, Danrem 163 WiraSatya, Asops Kodam IX/Udayana, Otoritas Bandara Ngurah Rai, Dinas Perhubungan Provinsi Bali, ASDP Gilimanuk, Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Pertamina Bali, Disperindag Provinsi Bali, Dinas PU, PLN Bali, Senkom MP, Jasa Raharja Bali, Satpol PP Provinsi Bali, BMKG Bali, BPBD Bali, Danlanud, Binda Bali dan instansi terkait lainnya. Digelarnya Rakor ini dalam rangka kesiapan pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha, dalam sambutannya mengatakan, Polda Bali dan jajaran sudah menyusun rencana pengamanan terkait Hari Raya Idul Fitri dengan sandi Ops Ketupat Agung 2019. Beberapa kerawanan yang diperkirakan berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas sesuai dengan perkiraan keadaan intelijen yaitu terorisme, curas, kecelakaan mercon, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Kekuatan personel yang dilibatkan dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri sebanyak 4.600 orang, terdiri dari 3.100 personel Polda Bali, 1.500 orang personel TNI dan dari instansi terkait. Jumlah personel yang dilibatkan disusun dalam bentuk Satgas operasional.

“Polda Bali juga sudah melaksanakan beberapa kegiatan kepolisian guna memelihara situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif seperti Operasi Cipta Kondisi,” ujar mantan Kabinda Bali ini.

Jenderal bintang satu asal Gianyar ini menambahkan, antrian kemacetan di Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padang Bai termasuk kegiatan di Bandara Ngurah Rai, tempat ibadah, jalur mudik dan obyek wisata menjadi prioritas dalam pengamanan ini. Diharapkan dalam pelaksanaan pengamanan, para Kasatgas dan instansi terkait bekerjasama, saling membantu dan bersinergi, sehingga Ops Ketupat Agung dapat berjalan dengan aman dan sukses.

Waka Polda Bali meminta kepada para personel yang terlibat Ops Ketupat Agung untuk memperhatikan kerawanan pada titik-titik pengamanan yang akan dilaksanakan dan memperhatikan body system saat melaksanakan tugas. Untuk Dishub segera awasi kendaraan besar yang kelebihan muatan, agar tidak merusak jalan dan menghambat kendaraan lainnya, serta cek juga rambu-rambu baik dari posisinya maupun rambu-rambu yang terhalang pohon dan hilang atau rusak, maka segera diperbaiki agar dapat memudahkan pengguna jalan untuk melihat rambu-rambu.

Usai sambutan Wakapolda Bali, Rakor tersebut diisi dengan paparan dari Dir Intelkam Polda Bali, Karo Ops Polda Bali, Dinas Perhubungan Provinsi Bali. Untuk diketahui, Ops Ketupat Agung 2019 adalah operasi kemanusian yang bertujuan memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *