Karo Rena Polda Bali Ikuti Anev dan Sosialisasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik

Polda Bali – Karo Rena Polda Bali Kombes Pol. Lafri Prasetyono, S.I.K. didampingi Kabag dan Operator RBP (Reformasi Birokrasi Polri) Biro Rena Polda Bali mengikuti kegiatan Anev dan Sosialisasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkup Kementerian/Lembaga, Jumat (7/12/2018). Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Diradja-Tendean, Jakarta Selatan ini juga diikuti oleh para Karo/Kabag Renmin Satker Mabes Polri dan para Kabag Lingkup Srena Polri.

Acara yang berlangsung pukul 08.00 s.d. 12.00 Wib itu dibuka oleh Karo RBP Srena Polri, Brigjen Pol. Drs. Angesta Romano Yoyol, M.M. Dimana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ada dua hal yang menyebabkan citra Polri buruk yaitu kinerja yang masih buruk dan belum ada perubahan culture. Kemudian, terkait sistem informasi inovasi pelayanan publik juga disampaikan.

Selain itu, jenderal bintang satu di pundak ini menyampaikan terkait inovasi-inovasi yang akan diikutkan dalam kompetisi inovasi pelayanan publik tahun 2019. “Yang akan diikutkan dalam kompetisi inovasi pelayanan publik tahun 2019 adalah inovasi-inovasi yang diunggulkan di wilayah masing-masing,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Bidang Penyiapan Inovasi Pelayan Publik Kementrian PAN RB, Ir. Sri Hartini, S.H., M.M. yang hadir selaku narasumber dalam paparannya menyampaikan beberapa materi diantaranya, Peraturan Menteri PAN RB No 30 Tahun 2014 tentang Pedoman Inovasi Pelayanan Publik.

Selanjutnya, Ir. Sri Hartini, S.H., M.M. mengatakan bahwa Inovasi Pelayanan Publik sudah merupakan kebutuhan dunia (tren global). Selain itu, Inovasi Pelayanan Publik juga merupakan pendorong tercapaianya keberhasilan pelaksanaan RBP.

Pada kesempatan tersebut, Ir. Sri Hartini, S.H., M.M. meminta agar setiap Kementrian/Lembaga dan Pemerintah Daerah mulai dari provinsi, kabupaten maupun kota wajib menciptakan minimal satu inovasi setiap tahun. Tujuannya adalah untuk percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik dalam rangka mencapai pelayanan publik kelas dunia.

“Apabila ada keluhan masyarakat tentang pelayanan Polri perlu disikapi dengan ide dan terobosan maupun inovasi,” ungkap Ir. Sri Hartini, S.H., M.M.

Lebih lanjut, Kepala Bidang Penyiapan Inovasi Pelayan Publik Kementrian PAN RB mengatakan tema kompetisi inovasi pelayanan publik tahun 2018 adalah untuk percepatan mewujudkan Nawacita dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Sedangkan, tujuan kebijakan inovasi pelayanan publik adalah mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Ir. Sri Hartini, S.H., M.M. berharap, agar pada tahun 2019 Polri melaksanakan Kompetisi inovasi pelayanan publik tingkat internal kemuadian hasil yang terbaik diikutkan kompetisi tingkat nasional. Inovasi yang bisa ikut dalan kompetisi inovasi pelayanan publik minimal sudah diimplementasikan mininal berjalan 1 tahun. Selanjutnya, inovasi disusun dalam bentuk proposal melalui Sinovik (sistem inovasi pelayanan publik).

“Kunci sukses inovasi pelayanan publik adalah komitmen pimpinan, motivasi penyelenggara pelayanan publik dan sumber daya manusia yang handal,” pungkas Kepala Bidang Penyiapan Inovasi Pelayan Publik Kementrian PAN RB.

No Responses

Write a response

%d bloggers like this: