Kapolda Bali Hadiri Kegiatan Pertemuan dalam Membahas Perlindungan Saksi dan Korban Tindak Pidana Terorisme

Polda Bali – Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose didampingi beberapa Pejabat Utama Polda Bali menghadiri kegiatan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam rangka The Third Annual Meeting Of The Asean Network For Witness And Victim Projection, yang dilaksanakan di Bali Dynasty Resort Kartika Kuta Bali. Rabu, 12/9.

Kegiatan LPSK dilaksanakan di Bali mengingat pulau Bali pernah menjadi korban aksi terorisme yang dikenal dengan bom Bali 1 pada tahun 2002 dan bom Bali 2 pada tahun 2005, dengan mengambil tema “Kerjasama antar negara dalam penanganan korban tindak pidana terorisme.”

Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose dalam kegiatan LPSK menyampaikan, korban yang berjatuhan dari aksi terorisme merupakan korban yang random atau terpilih secara acak dan tidak bersalah, siapapun dapat menjadi korban dimanapun dan kapanpun karena pelaku teror tidak mengenal waktu dan tempat.

Masyarakat awam yang menjadi korban seakan tidak ada yang memperhatikan karena perhatian langsung ditujukan hanya kepada pelaku, sangatlah tidak adil jika pelaku teror mendapatkan jaminan perlindungan hukum, sementara korban yang terluka bahkan meregang nyawa tidak mendapatkan perhatian yang sama.

Saya berharap melalui kegiatan ini dapat terbentuk forum kerjasama asean network for witness and victim protection agencies, tersusunnya standart operating procedure dan terbentuknya jaringan komunikasi dan informasi antar negara.

“Dalam pendataan dan penanganan awal terhadap korban tindak pidana terorisme.” Tutupnya.

Kegiatan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam rangka The Third Annual Meeting Of The Asean Network For Witness And Victim Projection juga dihadiri oleh Pejabat Senior Kemenlu RI, Ketua LPSK RI, Direktur Perlindungan BNPT dan Wakil Ketua LPSK RI.

No Responses

Write a response

%d bloggers like this: